Search for:
PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PENGURUS PGRI KAB. WONOGIRI MASA BAKTI XXIII TAHUN 2024-2029

Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wonogiri Masa Bakti 2024-2029 bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Wonogiri, Jl. RM Said No.12A, Joho Lor, Giriwono, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57613 pada hari Jumat (7/02/2025).

Pelantikan Pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Drs. Mulyatno, M.Pd, disaksikan oleh Pengurus, Pembina, Ketua Cabang dan Cabang Khusus, Pengurus Kelengkapan Organisasi PGRI, dan segenap tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, berkenan hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, F.X. Pranata, AP. M.Hum dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Drs. Sriyanto, M.M serta Dewan Pembina PGRI Wonogiri, Drs. Tunggal Widodo BS, M.Pd.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Joko Supriyanto, S.Pd. M.Pd., Kepala MTsN 5 Manyaran, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI yang berlangsung khidmat. Dilanjutkan dengan Pembacaan Surat Keputusan Pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri Masa Bakti XXIII Tahun 2024-2029, Pelantikan Pengurus dan Kelengkapan Organisasi PGRI, Penandatanganan  Berita Acara Pelantikan dan Pengucapan Pakta Integritas.

Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Mulyatno meminta seluruh pengurus yang dilantik menandaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar sebagai insan pendidikan. Mari kita pegang teguh pakta integritas yang telah kita ucapkan dalam pelantikan ini, mengemban amanah dengan baik dan bahu-membahu turut berkontribusi secara aktif dalam mendukung program pemerintah dalam memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri. ”Dengan kepengurusan baru ini diharapkan bisa memberikan dampak positif dan melakukan Gerakan   perubahan kearah yang lebih baik. Sebagaimana tema yang diusung Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas. Guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa harus terus bertransformasi mengikuti perubahan zaman,” tandasnya.

Dalam sambutannya, SETDA Kabupaten Wonogiri, F.X. Pranata mengapresiasi peran serta dan perjuangan PGRI Kabupaten Wonogiri yang telah dilakukan selama ini. F.X. Pranata menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus PGRI hendaknya ambil bagian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun seksual, sebagai langkah preventif dalam melindungi anak-anak di dunia pendidikan. ”PGRI hendaknya dapat bersinergi dan selaras dengan program pembangunan pendidikan di Wonogiri. Sinergitas inilah, yang mendorong dan membangun pendidikan yang berkualitas dan bermartabat di tengah tantangan perkembangan zaman di era digital. Semoga PGRI Kabupaten Wonogiri terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan transformasi pendidikan menuju visi Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Terakhir, F.X. Pranata mengucapkan terima kasih kepada segenap insan pendidikan Kabupaten Wonogiri dan berharap PGRI senantiasa bekerja dengan solid dalam upaya membangun sumber daya manusia, serta meningkatkan kesejahteraan pada guru. (Kominfo-PGRIWng)

PUNCAK PERINGATAN HUT KE-79 PGRI DAN HGN 2024 KABUPATEN WONOGIRI

Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2024 tingkat Kabupaten Wonogiri digelar pada Senin, 23 Desember 2024, di Gedung PGRI Kabupaten Wonogiri. Dihadiri segenap Pengurus Kabupaten, YPLP, APKS, SLCC, Tim Jurnal, IGTKI, Satgas, dan Pengurus Cabang/Cabang Khusus se-Kabupaten Wonogiri sebanyak 660 peserta.

Acara yang diawali dengan sajian Tari Gambyong Mari Kangen Guru Penggerak Angkatan 11 Kabupaten Wonogiri berlangsung meriah. Turut dihadir dalam Acara Wakil Bupati Wonogiri sekaligus Bupati terpilih periode 2024-2029, Setyo Sukarno. Hadir pula jajaran Pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, Drs. H. Aris Munandar, M.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Drs. Mulyatno, M.Pd,

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Mulyatno, menyampaikan bahwa tema tahun 2024 ini adalah “Guru Bermutu Indonesia Maju dan Guru Hebat Indonesia Kuat.” Tema tersebut menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pendidikan yang bermutu.

“Melalui tema ini, saya mengingatkan semuanya dan menyadari betul bahwa komitmen kita untuk memajukan negara hanya satu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, guru dituntut terus berjuang dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi emas di Wonogiri,” tandas Mulyatno.

Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, Aris Munandar yang mewakili Ketua PGRI Jawa Tengah. Atas nama PGRI Jawa Tengah, Aris Munandar memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri yang senantiasa memperhatikan PGRI dan memperjuangkan guru di Wonogiri, serta menjadikan Pendidikan di Wonogiri sebagai skala prioritas bahkan super prioritas dalam Pembangunan sumber daya manusia.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menghimbau, agar para guru untuk tetap melanjutkan semangat kebersamaan, tetap bersikap profesional dalam melaksanakan tugas bagi bermasyarakat, mendidik anak-anak bangsa sebagai kader penerus yang cerdas dan berkarakter.

“Tugas utama guru adalah mendidik, membimbing, dan mengajar peserta didik dalam hal ilmu pengetahuan dan membentuk karakter. Tugas ini sangat penting karena guru berperan sebagai teladan dan fasilitator dalam proses pembelajaran, menciptakan iklim belajar yang kondusif, menyenangkan, dan memberikan inspirasi untuk kemajuan belajar. Semua itu untuk memastikan, bahwa proses keberlanjutan dalam membangun bangsa dan negara dapat berjalan dengan lancar antar generasi sejalan dengan cita-cita mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan”, tandas Setyo Sukarno.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan dan hadiah bagi anggota PGRI yang berprestasi, baik para guru/kepala sekolah/pengawas sekolah inovatif dan berdedikasi maupun guru yang berprestasi di bidang olahraga. Suasana acara semakin hangat dengan sajian musik legendaris Koesplus anggota PGRI Kabupaten Wonogiri. Semoga solidaritas PGRI tetap terjaga. Selamat HUT ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional PGRI Kabupaten Wonogiri Tahun 2024. Hidup Guru!, Hidup PGRI!, Solidaritas Yes!

Gebyar Dwijapraja: Sinergi PGRI Kecamatan Panggupito dan Tim Kreatif Paranggupito

Hari Sabtu 25 November 2023, Kecamatan Panggupito menjadi saksi sebuah peristiwa monumental dalam dunia pendidikan setempat. Paguyuban Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Panggupito bekerja sama erat dengan Tim Kreatif Paranggupito menggelar acara Gebyar Dwijapraja untuk yang ke dua kalinya dengan tema “ Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju, Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar. Acara ini menjadi sorotan masyarakat, karena selain bertempat di SDN 1 Ketos yang notabenenya dekat dengan pusat Kecamatan Paranggupito acara ini juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, serta masyarakat setempat.

Gebyar Dwijapraja bukan hanya sekadar acara, melainkan wujud nyata sinergi antara PGRI Kecamatan Panggupito dan Tim Keratif Bidik Paranggupito dalam mendukung pembangunan dunia pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, keduanya menghadirkan rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah ini. Acara semakin memukau dengan kehadiran pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri. Bapak Sutarmo sebagai salah satu pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri membawa semangat baru dan memberikan apresiasi atas upaya nyata PGRI Kecamatan Panggupito dan Tim Kreatif Bidik Paranggupito dalam pengembangan pendidikan. Kehadiran mereka dianggap sebagai dukungan strategis untuk memperkuat jejaring dan kerjasama antar-lembaga pendidikan. 

Acara Gebyar Dwijapraja digelar mulai pukul 07:00 WIB sampai pukul 13:30 WIB. Acara yang pertama adalah senam pagi yang diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Paranggupito. Kemudian dilanjutkan dengan acara upacara pembukaan dan pentas seni yang ditampilkan oleh sekolah – sekolah yang ada di Kecamatan Paranggupito baik dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK.  Puncak kegembiraan terjadi saat pentas seni dimulai. Berbagai bakat siswa dari TK hingga SMP tampil memukau dengan aksi panggung mereka. Tarian tradisional, pertunjukan musik, menjadi penanda keberhasilan satuan pendidikan dalam merawat dan mengembangkan bakat para Pendidik yang siap untuk diberikan kepada peserta didik.

Selain itu, Bazar pendidikan menjadi daya tarik utama, memamerkan kreativitas dan produk dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Paranggupito. Stand-stand yang berjumlah 24 berjejer dengan produk – produk lokal termasuk makanan tradisional dan beragam hasil karya siswa yang menunjukkan kualitas dan potensi pendidikan di wilayah ini.

Gebyar Dwija Praja tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan ekspresi bakat, melainkan juga bukti nyata bahwa kolaborasi antara PGRI Kecamatan Panggupito dan Tim Kreatif Bidik Paranggupito mampu menciptakan sinergi yang positif. Bazar pendidikan dan pentas seni menjadi pembuktian bahwa pendidikan di Kecamatan Paranggupito tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan ekspresi kreatif guru di era milenial ini. (CS)

PGRI Wonogiri Gelar Rakor dan Ziarah ke Makam Dr. Sulistyo

Dalam rangka membangun silaturahmi jajaran PGRI dan menguatkan sinergitas dengan semangat Go Nyawiji, PGRI Kabupaten Wonogiri melakukan rakor dengan PGRI Kabupaten Banjarnegara dan ziarah ke makam almarhum Dr. Sulistyo, M.Pd pada Jumat (17/03/2023).  Sulistyo merupakan tokoh pendidikan sekaligus mantan Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) selama dua periode, tokoh pendidikan yang sangat peduli dalam memperjuangkan nasib guru ini juga pernah menjabat sebagai Anggota DPD RI perwakilan dari Jawa Tengah.

Rombongan PGRI Wonogiri dengan jumlah sebanyak 114 anggota, terdiri dari Pengurus Kabupaten, Pengurus Cabang/Cabang Khusus se-Kabupaten Wonogiri, YPLP, APKS, SLCC, Tim Jurnal, IGTKI, dan Satgas. Dalam kegiatan ini, turut serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto berkenan membersamai rombongan PGRI Wonogiri.

Rombongan berangkat pada pukul 01.00 WIB (dini hari) dari kantor PGRI Kabupaten Wonogiri dengan menggunakan armada bus medium sebanyak 4 unit. Setelah menempuh perjalanan dari Wonogiri ke Banjarnegara kurang lebih selama 5 jam, rombongan tiba di aula PGRI Kabupaten Banjarnegara, disambut oleh Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami beserta segenap pengurus PGRI setempat.

Sambutan Ketua PGRI Kab. Banjarnegara, Drs. Noor Tamami, M.Pd.
Sambutan Kepala Dindikpora Kab. Banjarnegara, Teguh Handoko, S.Sos.

Noor Tamami, menyampaikan pentingnya menjalin silaturahmi antarjajaran pengurus PGRI agar tetap solid dalam berjuang untuk mewujudkan misi hak-hak guru, kesejahteraan guru, dan profesionalitas guru. Hadir pula dalam rapat koordinasi, Kepala Disdikpora Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko. Dalam sambutannya, Teguh Handoko menyampaikan dukungannya terhadap program-program PGRI serta mengapresiasi capaian keberhasilan perjuangan PGRI selama ini.

Drs. Mulyatno, M.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri

Selanjutnya, Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Mulyatno menyampaikan, ”Kegiatan kunjungan dilakukan dalam rangka berkoordinasi, menjalin tali persaudaraan antarsesama pengurus PGRI dan berziarah ke makam tokoh PGRI. Ziarah tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Dr Sulistyo, M.Pd atas jasa-jasanya bagi pendidikan di tanah air. Beliau adalah pejuang bagi PGRI dan insan pendidikan di Indonesia. Semangatnya untuk terus membela pendidikan serta berkontribusi bagi pendidikan di Indonesia.”

Drs. Sriyanto, M.M, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wonogiri

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto menyampaikan bahwa PGRI telah memberikan andil yang sangat besar dalam memajukan dunia pendidikan. Alm. Dr. Sulistyo adalah sosok inspirasi PGRI. Semua perjuangannya dilakukan melalui berbagai cara yang konstitusional, prosedural, dan konsepsional demi membela para guru agar memperoleh kehidupan yang layak dan sejahtera dengan mengedepankan profesionalitas sebagai tenaga profesi bidang pendidikan. Untuk itu, Sriyanto mengharapkan agar para guru di Kabupaten Wonogiri khususnya mampu meneladani perjuangan Pak Sulistyo dan melanjutkan perjuangannya di dunia pendidikan, menjadikan rakyat Wonogiri yang pintar, yakni sumber daya yang mampu bersaing dalam era globalisasi yang semakin terbuka, mampu bersaing secara kompetitif dalam kompetensi dan kualifikasi melalui penguatan dan pemantapan kualitas pendidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pukul 09.00 WIB rombongan menuju ke lokasi kompleks Monumen Dr. Sulistyo atau Monumen Pejuang Pendidikan tersebut berada di tengah perbukitan di Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Sesampainya di kompleks makam, seluruh rombongan melakukan doa bersama dalam keheningan dan khusyuk. Suasana penuh haru semakin terasa tatkala Pak Suwito, ayah kandung Dr. Sulistyo turut hadir menyambut kedatangan rombongan PGRI Wonogiri. Usai menggelar doa bersama dan tabur bunga di pusara makam Dr. Sulistyo, rombongan menunaikan ibadah Salat Jumat di masjid yang berada di kompleks monumen/makam tersebut.

Usai salat Jumat, rombongan PGRI Kabupaten Wonogiri beramah tamah dengan Agus Mudianto dan Suwandi, Pengurus Yayasan Sulistyo. Agus memaparkan bahwa semasa hidupnya, Dr. Sulistyo berhasil membawa PGRI sebagai organisasi perjuangan. Pak Sulistyo adalah seorang kader sejati PGRI yang benar-benar lahir dari gerak dinamika PGRI sehingga menghayati getaran jiwa, semangat, dan nilai perjuangan PGRI. Selamat jalan Pak Sulistyo, kami akan melanjutkan perjuangan demi masa depan para guru dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Dokumentasi kegiatan silakan KLIK DI SINI

APKS

APKS (Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis) PGRI adalah adalah anak Lembaga PGRI yang berfungsi mengembangkan Kompetensi dan Profesional Guru. Seorang Guru dalam bekerja harus kompeten ( mampu bekerja sesuai dengan standar yang ditetapkan), dan profesional (ahli dalam bidangnya). APKS PGRI Wonogiri siap bekerja dan fokus kerja pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
Tuntutan dan tantangan akan kebutuhan manusia sesuai dengan perkembangan zaman tidak bisa terelakkan lagi. Kita tidak boleh diam atau lari dari situasi dan kondisi di era Revolusi Industri 4.0 yang akan dihadapi oleh anak-anak kita. Oleh sebab itu generasi milenial harus kita siapkan sebaik mungkin. Pastinya, hal ini tidak mudah, butuh energi luar biasa dalam melakukannya.
Selaras dengan hal tersebut di atas, APKS PGRI Kabupaten Wonogiri sudah merancang beberapa kegiatan pelatihan.. Dengan Pelatihan ini, diharapkan adanya peningkatan kompetensi ( paedagogis dan profesional) yang dimiliki guru. Seorang guru dikatakan kompoten dan profesional, jika di dalam PBM mampu memfasilitasi semua kebutuhan keberagaman anak dan menghasilkan manusia Lengkap/mumpuni (Beriman dan berakhlak mulia, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, terbuka, peduli dengan lingkungan. Oleh sebab itu, seorang guru dalam PBM dituntut mampu melakukan (Perencanaan, Pelaksanaan, Assesmen dan Refleksi) dengan baik. Sebagai indikator Guru dikatakan baik, apabila murid dalam PBM melakukan 4C (colaborative, comunicative, creative dan critical thinking). Untuk itu dibutuhkan kemampuan dan ketrampilan dalam menentukan (model, media, sumber belajar,.dll).
Selain tersebut diatas, fakta membuktikan bahwa banyak guru kesulitan dalam pemenuhan penilaian angka kredit untuk naik pangkat. Banyak guru yang tidak bisa naik pangkat, karena tidak tahu bagaimana caranya menyusun laporan PKB (PiKi) agar bisa dinilai. Oleh karena itu, kami juga merancang kegiatan pelatihan, mulai dari penyusunan proposal, pelaksanaan, dan pelaporan secara lengkap, dengan menghadirkan Pakar yang kompeten. Sukses dan tidaknya kegiatan ini, tentunya butuh kerjasama yang baik dari semua pihak yang berkepentingan

PGRI Kabupaten Wonogiri Gelar Apel Akbar Dalam Rangka HUT KE 77 dan Hari Guru Nasional

PGRI Kabupaten Wonogiri dalam rangka Hari Ulang Tahun PGRI Ke 77 dan Hari Guru Nasional menyelenggarakan Apel Besar dihadiri 7.777 peserta yang terdiri dari seluruh guru dan tenaga kependidikan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Acara ini dilaksanakan di Stadion Pringgondani Wonogiri mulai pukul 07.00. Acara dimulai dengan pengkondisian peserta yang terdiri dari 27 cabang PGRI yang masuk ke lapangan apel. Tema Apel Besar ini adalah “Guru Bangkit Pulihkan Pendidikan Indonesia Kuat Indonesia Maju dan Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar” yang sesuai dengan tema HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2022.

Read More

Peringati Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Paranggupito Adakan Bakti Sosial

Menyambut peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri mengadakan bakti sosial di Dusun Ngledok dan Puring Desa Gendayakan Kecamatan Paranggupito pada Jumat, 11 November 2022. Acara ini dilaksanakan sebagai rangkaian acara peringatan Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November 2022. Dengan adanya kegiatan Bakti sosial ini diharapkan dapat mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat khususnya yang berada dalam wilayah PGRI cabang Kecamatan Paranggupito

Read More

Peringatan HUT Ke-77 PGRI Kecamatan Puhpelem

WONOGIRI – Banyak cara yang dilakukan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Salah satunya dengan mengikuti kegiatan pekan olahraga dan seni (Porseni) PGRI se-distrik Purwantoro yang bertema “Guru Bangkit-Pulihkan Pendidikan, Indonesia Kuat-Indonesia Maju”. Kegiatan Porseni ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 November 2022 diikuti perwakilan dari anggota PGRI cabang di distrik Purwantoro. Dimana terdapat lima PGRI cabang di Distrik Purwantoro yaitu Puhpelem, Kismantoro, Purwantoro,
Bulukerto, dan Slogohimo.

Read More

Menggelegar, Anggota PGRI Distrik Wonogiri Meriahkan HUT PGRI 2022

Sabtu, 12 November 2022 merupakan ajang yang meriah bagi distrik Wonogiri, dimana pada hari itu setiap cabang PGRI mengirimkan kontingen terbaiknya dalam rangka persiapan HUT PGRI 2022 yang akan digelar tanggal 19 November 2022 di kompleks GOR Giri Mandala Wonogiri. Distrik Wonogiri terdiri atas Kecamatan Selogiri, Kecamatan Wonogiri, Kecamatan Ngadirojo dan Kecamatan Nguntoronadi. Setiap kecamatan tersebut mewakili cabang PGRI masing-masing.

Read More

Silakan Hubungi Kami